Tipsbisniskuhomes.my.id – Menyambut datangnya tahun baru 2024, Netflix kembali menambah koleksi film Indonesia. Ada cukup sejumlah film Indonesia tayang dalam Netflix Januari 2024. Mulai dari film lawas yang tersebut tayang bertahun-tahun lalu hingga film yang dimaksud belum lama rilis.
Penasaran apa hanya film Indonesia yang digunakan tayang dalam Netflix pada Januari ini? Berikut daftarnya yang mana bisa jadi dimasukkan pada watchlist-mu.
1. Lovely Luna (2005)

Usung genre romansa, Lovely Luna menceritakan kisah 4 orang sahabat yaitu Desta, Abi, Bobo, lalu Luna. Persahabatan dia terganggu ketika Angel muncul serta menyebabkan Desta jatuh hati. Namun, rupanya Angel bukan kritis dengan Desta.
Hal itulah yang digunakan menimbulkan Luna akhirnya sadar pada perasaannya terhadap Desta. Tapi campur tangan Angel menghasilkan jalan Abi kemudian Bobo untuk menyatukan Desta kemudian Luna jadi tidak ada mudah. Tentu cuma Lovely Luna juga tayang mulai 1 Januari 2024.
2. Realita, Cinta, serta Rock’n Roll (2006)

Film lawas terbaik garapan Upi Avianto yang dimaksud dibintangi Vino G. Bastian, Herjunot Ali, juga Nadine Chandrawinata, Realita, Cinta, juga Rock’n Roll jadi film pertama yang dimaksud tayang di area tahun baru. Film tentang kisah Ipang kemudian Nugi dua pemuda badung yang gemar bikin onar ini akan menyebabkan pecinta film bernostalgia.
3. Toba Dreams (2015)

Bergenre drama keluarga, Toba Dreams yang dimaksud disutradarai Benni Setiawan, berkisah tentang orang ayah yang harus menghadapi pemberontakan anak-anaknya. Sersan Tebe mendidik anaknya dengan ketat layaknya pasukan tempur, namun, ketika anak sulungnya, Ronggur memberontak keluarga dia jadi terlibat konflik pelik.
Apalagi jalan yang digunakan diambil Ronggur ternyata sangat bertolak belakang dengan hidup dan juga prinsip sang ayah. Toba Dreams sanggup ditonton dalam Netflix pada 1 Januari 2024.
4. Pasukan Garuda: I Leave My Heart in Lebanon (2016)

Selanjutnya ada film tentang tentara Indonesia yang jadi pasukan perdamaian dalam Lebanon. Tak semata-mata mengisahkan para pasukan Garuda yang dimaksud berjuang di tempat sedang konflik, film ini menyajikan kisah cinta yang dimaksud rumit. Pasukan Garuda: I Leave My Heart in Lebanon tayang 1 Januari 2024 dalam Netflix.
5. Air Mata dalam Ujung Sajadah (2023)

Bertema tentang keberadaan keluarga, Air Mata di area Ujung Sajadah menjadi koleksi terbaru Netflix yang dimaksud selanjutnya. Kisahnya tentang Aqilla yang mana menyadari bahwa Baskara, anaknya yang tersebut selama ini dikira sudah ada meninggal ternyata masih hidup.
Baskara dirawat lalu dibesarkan oleh Arif lalu Yumna yang digunakan tidak ada bisa saja miliki keturunan. Melihat Baskara bertambah dan juga disayangi dengan tulus memproduksi Aqilla tak tega mengambil putra kandungnya. Film garapan Key Mangunsong ini bisa jadi ditonton dalam Netflix pada 8 Januari 2024.
6. Mantra Surugana (2023)

Belum terlalu lama sejak dirilis, Mantra Surugana juga meramaikan koleksi Netflix. Film horor tentang mantra juga kutukan yang membayangi Tantri ini sangat mencekam. Di lain sisi, Tantri mencoba untuk dapat mengusut misteri hilangnya Arum yang mana sebelumnya menepati kamar asramanya. Penggemar film horor bisa saja menyaksikan kisah seramnya sambil rebahan pada rumah pada 11 Januari 2024.
7. Primbon (2023)

Digarap oleh Rudi Soedjarwo, Primbon mengisahkan tentang individu gadis yang tersebut hilang di area gunung selama berhari-hari. Adalah Rana yang terpisah dari Janu pada waktu naik gunung hingga tak dapat ditemukan. Pihak keluarga menghentikan pencarian dan juga merelakan juga meyakini apabila Rana sudah ada meninggal.
Tapi secara tapi mendadak pulang di keadaan selamat, alau orang tua Rana menerima dirinya, tapi tidaklah demikian dengan keluarga besarnya. Mereka tiada percaya jikalau yang dimaksud pulang adalah Rana yang tersebut sebenarnya lantaran selama ini keluarga Rana meyakini perhitungan primbon. Penonton dapat mulai menyaksikan kisah seram Rana kemudian keluarganya mulai 18 Januari 2024.
Dari tujuh film yang tersebut tayang pada Netflix tadi, adakah film yang digunakan menjadi kesukaanmu?
Kontributor : Safitri Yulikhah
